Ternyata saya salah.. Hanyaa bermain
imajinasi..
Kepada kenyataan sepertinya masih sangat jauh..
Ada
banyak lautan yang harus disebrangi..
Apakah saya mampu?
Atau
gagal di tengah jalan?
Hanya waktu yang akan menentukan..
#bersabarlah
Rabu, 19 Desember 2012
Senin, 17 Desember 2012
Awirarangan, Kuningan
·
Asal Mula Awirarangan
Awirarangan
berasal dari dua kata yaitu awi dalam bahasa Sunda berarti bambu
dan kata rarangan berarti terlarang.
Awirarangan
adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kuningan, jadi wilayah ini dikepalai oleh
seorang lurah. Sebagai aparatur negara lurah dibantu oleh kepala dusun,
aparatur kelurahan dan hansip. Satu dusun atau kampung biasanya merupakan satu
RW (Rukun Warga) yang membawahi beberapa RT (Rukun tetangga). RW dipimpin oleh
Ketua RW dan RT dipimpin oleh Ketua RT.
Orang-orang
kelurahan Awirarangan banyak diantaranya yang berprofesi sebagai pedagang di
Pasar Baru Kuningan,
dari mulai toko kelontong, daging segar , pakaian, furniture sampai makanan.
Hanya kurang dari separuhnya yang menjadi petani.
Pertanian
Seperti
daerah lainnya di Kuningan, kebanyakan pertanian yang berkembang adalah tanaman
padi dan palawija.
Perkebunan
Tidak
banyak hasil perkebunan yang berasal dari kelurahan Awirarangan, karena hampir
80% wilayahnya merupakan pemukiman penduduk. Kelurahan Awirarangan dikenal
sebagai daerah pemukiman terpadat di Kuningan.
Hasil perkebunan biasanya berasal dari pekarangan rumah seperti: pisang, mangga
dan rambutan.
Sekolah dasar yanga ada di kelurahan Awirarangan antara
lain:
- SDN Awirarangan I (terletak di
Jl. Eyang Weri No. 11)
- SDN Awirarangan II (terletak di
Jl. Eyang Weri No. 11)
- SDN Awirarangan III (terletak
di Jl. Jend. Sudirman No. 117)
- SDN Awirarangan IV (terletak di
Jl. Eyang Weri )
- MI (Madrasah Ibtidaiyah) Cokroaminoto (Jl. Ir. H. Juanda)
Senin, 10 Desember 2012
Sheilaon7_Hari Bersamanya
Download MP3 Sheilaon7_Hari Bersamanya
Senin, 19 November 2012
Rindukan Hujan
Hujan hari ini begitu setia..
Ia enggan pulang..
Terus menemani sang Bumi..
Sampai malam tiba..
Rupanya sang Bumi menyimpan rindu..
Rindu kepada hujan..
Setelah sekian lama tak kunjung datang..
Kini mereka sedang melepas rindu..
Saling bercumbu di ruang waktu..
Sungguh mesra dan romantisnya..
Ia enggan pulang..
Terus menemani sang Bumi..
Sampai malam tiba..
Rupanya sang Bumi menyimpan rindu..
Rindu kepada hujan..
Setelah sekian lama tak kunjung datang..
Kini mereka sedang melepas rindu..
Saling bercumbu di ruang waktu..
Sungguh mesra dan romantisnya..
Langganan:
Komentar (Atom)